TUGAS ILSAFAT ADMINISTRASI NEGARA
Filsafat berasal dari bahasa Yunani
yaitu philo dan sophia. Philo berarti gemar akan atau
mencintai, sedangkan sophia
berarti kebenaran atau kebijaksanaan.
Jadi secara harafiah filsafat berarti cinta akan kebenaran atau cinta akan
kebijaksanaan. Semua orang yang belajar
filsafat dan mendlminya disebut filsuf. Tugas dari seorang filsuf
adalah mempelajari segala fenomena yang terjadi dilingkungan sekitarnya dan
berusaha untuk mencari tentang hakekat dan kebenarannya secara mendal.
kompetensi
yang di bentuk pada mata kulia filsafat admistrasi negara saya di bentuk
menjadi seorang pemimpin. Dalam kepemimpinan ada rumus yang harus di pelajari L=f(l,f,s)
L=leadership,f=funetion,l=leader,f=follower,s=situation.Latar belakang munculnya pemimpin.Kepemimpinan muncul bersama-sama dengan adanya peradaban manusia. Yaitu sejak nenek moyang manusia berkumpul bersama dan terjadi kerjasama antar manusia. Pada saat itu akan muncullah seorang manusia yang paling tua, paling kuat, paling cerdas, paling bijaksana atau paling berani yang menjadi pemimpin.
L=leadership,f=funetion,l=leader,f=follower,s=situation.Latar belakang munculnya pemimpin.Kepemimpinan muncul bersama-sama dengan adanya peradaban manusia. Yaitu sejak nenek moyang manusia berkumpul bersama dan terjadi kerjasama antar manusia. Pada saat itu akan muncullah seorang manusia yang paling tua, paling kuat, paling cerdas, paling bijaksana atau paling berani yang menjadi pemimpin.
Sebab-sebab
munculnya seorang pemimpin :
- teori genetis; yang menyatakan pemimpin itu tidak dibuat, tetapi pemimpin itu timbul atau ada dengan sendirinya.
- Teori, sosial, pemimpin itu harus di persiapkan ( melalui pendidikan), setiap orang bisa menjadi bila mendapat pendidikan yang layak.
- Teori Ekologis (Sintesis), pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang mempunyai bakat memimpin dan kemudian dikembangkan melalui usaha pendidikan dan pengembangan pengalaman.
Sifat
dan karakter manusia dapat dijelaskan dengan teori X, Y
dan Z.
Teori X
menjelaskan bahwa seorang hanya memiliki sifat negatif atau sifat buruk.
Artinya melakukan sesuatu selau dengan sikap yang terpaksa dan kurang bertanggungjawab atas
tugas yang dipercayakan kepadanya. Teori Y menjelaskan bahwa manusia
memiliki sifat positif atau sifat baik. Artinya selalu melakukan suatu
pekerjaan secara sukarela dan penuh tanggungjawab. Teori Z merupakan
gabungan dari teori X dan Y. Teori ini menjelaskan sifat manusia yang tidak
tetap atau selalu berubah. Kadang baik dan kadang buruk. Pada dasarnya manusia
memiliki sifat baik dan sifat buruk dalam dirinya masing-masing. Dengan kata
lain kebaikan dan keburukan pasti ada dalam diri setiap manusia. Tidak ada
manusia yang hanya memiliki sifat baik
atau sifat buruk saja.
Jika teori ini dikaitkan dengan kepemimpinan maka dapat kita simpulkan bahwa seorang pemimpin yang ideal adalah seorang pemimpin yang memiliki kriteria seperti yang dijelaskan dalam teori Y.
Jika teori ini dikaitkan dengan kepemimpinan maka dapat kita simpulkan bahwa seorang pemimpin yang ideal adalah seorang pemimpin yang memiliki kriteria seperti yang dijelaskan dalam teori Y.